Ban & Velg

Ban Motor Ukuran 70/90-17: Pilihan Harian yang Awet dan Nyaman

5 Oct 202615 menit79x dibaca
Ban Motor Ukuran 70/90-17: Pilihan Harian yang Awet dan Nyaman
Artikel ini mengandung tautan afiliasi Shopee. Kami dapat memperoleh komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Ban Motor Ukuran 70/90-17: Pilihan Harian yang Awet dan Nyaman

Ban motor ukuran 70/90-17 adalah ban standar untuk motor bebek dan sport 150cc dengan lebar 70mm, aspek rasio 90%, dan diameter velg 17 inci. Ukuran ini menawarkan keseimbangan ideal antara stabilitas, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan untuk penggunaan harian di berbagai kondisi jalan Indonesia.

Pengertian dan Makna Ukuran 70/90-17

Kode ukuran ban 70/90-17 memiliki makna spesifik yang penting dipahami sebelum membeli ban pengganti. Angka 70 menunjukkan lebar tapak ban dalam milimeter (mm), yang menentukan area kontak dengan jalan. Angka 90 adalah aspek rasio, yaitu perbandingan tinggi dinding ban terhadap lebar tapak dalam persentase (90% dari 70mm = 63mm). Angka 17 menunjukkan diameter velg dalam inci.

Ukuran ini dirancang khusus untuk motor harian dengan karakteristik yang mengutamakan efisiensi dan kenyamanan. Lebar 70mm memberikan cengkeraman cukup tanpa menambah hambatan berlebih, sehingga konsumsi bahan bakar tetap ekonomis. Aspek rasio 90% memberikan dinding ban yang cukup tinggi untuk menyerap getaran jalan, membuat berkendara lebih nyaman terutama di jalan yang kurang mulus.

Motor yang Menggunakan Ban 70/90-17

Ban ukuran 70/90-17 menjadi standar untuk berbagai model motor populer di Indonesia, terutama motor bebek dan sport entry level. Berikut kategori motor yang menggunakan ukuran ini:

Motor Bebek dan Underbone

Honda Supra X 125, Honda Revo, Yamaha Jupiter Z, Suzuki Satria FU 150, dan Suzuki Raider menggunakan ban depan 70/90-17. Motor bebek ini mengandalkan ukuran ban yang ringkas untuk manuver mudah di kemacetan dan efisiensi tinggi untuk perjalanan jarak jauh.

Motor Sport 150cc

Beberapa motor sport 150cc seperti varian lama Yamaha Vixion dan Honda CB150R generasi awal juga menggunakan ban depan 70/90-17. Ukuran ini memberikan respons kemudi yang cepat dan handling yang lincah, cocok untuk berkendara di perkotaan.

Motor Matic Tertentu

Beberapa motor matic dengan posisi berkendara lebih tegak juga mengadopsi ukuran ini untuk ban depan, meskipun tidak sepopuler pada motor bebek. Kombinasi dengan ban belakang yang lebih lebar memberikan keseimbangan handling yang baik.

Keunggulan Ban Ukuran 70/90-17 untuk Penggunaan Harian

Ban dengan ukuran 70/90-17 memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya ideal untuk penggunaan sehari-hari:

Efisiensi Bahan Bakar Optimal

Lebar tapak 70mm tergolong ramping, menghasilkan hambatan gelinding (rolling resistance) yang rendah. Ini membuat mesin tidak perlu bekerja keras untuk menggerakkan motor, sehingga konsumsi bahan bakar lebih irit. Untuk pengguna yang menempuh jarak jauh setiap hari, penghematan ini cukup signifikan dalam jangka panjang.

Handling Lincah dan Responsif

Lebar ban yang tidak terlalu besar membuat motor lebih mudah dibelokkan, sangat berguna saat bermanuver di jalanan padat atau parkir di ruang sempit. Respons kemudi terasa langsung dan presisi, memberikan kepercayaan diri saat berkendara di kecepatan sedang hingga tinggi.

Kenyamanan di Berbagai Kondisi Jalan

Aspek rasio 90% memberikan dinding ban yang cukup tebal untuk menyerap guncangan dari lubang atau permukaan jalan yang tidak rata. Berbeda dengan ban profil rendah yang keras, ban 70/90-17 menawarkan kenyamanan lebih baik tanpa mengorbankan stabilitas.

Harga Terjangkau dan Ketersediaan Luas

Karena merupakan ukuran standar yang banyak digunakan, ban 70/90-17 diproduksi dalam volume besar oleh berbagai merek. Ini membuat harganya lebih terjangkau dan mudah ditemukan di hampir semua toko ban atau bengkel motor. Anda memiliki banyak pilihan merek dan tipe sesuai budget dan kebutuhan.

Rekomendasi Merek Ban 70/90-17 yang Awet dan Nyaman

Memilih merek ban yang tepat sangat mempengaruhi performa dan keawetan. Berikut rekomendasi merek terpercaya untuk ukuran 70/90-17:

IRC Fasti 2

IRC Fasti 2 dikenal sebagai ban serba bisa dengan daya tahan tinggi. Kompon karet IRC menghasilkan umur pakai yang panjang, rata-rata 15.000-20.000 km untuk penggunaan normal. Pola tapak yang versatile memberikan cengkeraman baik di jalan kering maupun basah, menjadikannya pilihan populer untuk pengguna harian yang menginginkan ban tahan lama tanpa perlu sering ganti.

FDR Sport MP 27

FDR Sport MP 27 menawarkan grip yang baik dengan harga sangat terjangkau. Merek lokal ini telah terbukti mampu bertahan 12.000-15.000 km dengan pola keausan yang merata. Performa di jalan basah cukup baik untuk ukuran harganya, meskipun tidak seagresif ban premium. Cocok untuk pengendara dengan budget terbatas namun tetap menginginkan kualitas layak.

Corsa Platinum R26

Corsa Platinum R26 menjadi favorit banyak pengendara sport karena memberikan handling responsif dan grip kuat. Kompon karet lebih soft dibanding kompetitor di kelasnya, menghasilkan cengkeraman maksimal terutama saat cornering. Trade-off nya adalah umur pakai sedikit lebih pendek (10.000-14.000 km), namun tetap worth it untuk yang mengutamakan performa.

Swallow Street Enduro

Swallow Street Enduro dirancang khusus untuk kondisi jalan Indonesia yang beragam. Pola tapak agresif memberikan traksi kuat di jalan berlumpur atau berbatu, sementara tetap nyaman di aspal. Ketahanan mencapai 14.000-18.000 km, menjadikannya pilihan ideal untuk yang sering melewati jalan kampung atau medan off-road ringan.

Aspira Premio Sportivo

Aspira Premio Sportivo adalah ban sport yang dirancang untuk performa maksimal di jalan kering. Kompon soft compound memberikan grip luar biasa saat menikung cepat, namun trade-off nya adalah umur pakai lebih pendek (8.000-12.000 km) dan performa kurang optimal di jalan basah. Cocok untuk pengendara agresif yang mengutamakan handling tajam.

Tabel Perbandingan Ban Motor 70/90-17

Merek/Tipe Keunggulan Utama Umur Pakai Rata-rata Kondisi Ideal Kisaran Harga
IRC Fasti 2 Daya tahan tinggi, serba bisa 15.000-20.000 km Jalan kering & basah Rp 150.000-200.000
FDR Sport MP 27 Harga terjangkau, grip baik 12.000-15.000 km Penggunaan harian Rp 120.000-160.000
Corsa Platinum R26 Handling responsif, grip kuat 10.000-14.000 km Berkendara agresif Rp 140.000-180.000
Swallow Street Enduro Traksi kuat multi-terrain 14.000-18.000 km Jalan beragam, off-road ringan Rp 130.000-170.000
Aspira Premio Sportivo Grip maksimal saat cornering 8.000-12.000 km Jalan kering, sport riding Rp 135.000-175.000

Cara Memilih Ban 70/90-17 yang Tepat untuk Kebutuhan Anda

Memilih ban tidak hanya soal ukuran yang pas, tetapi juga menyesuaikan dengan gaya berkendara dan kondisi jalan yang sering dilalui:

Pertimbangkan Gaya Berkendara

Jika Anda berkendara santai dan mengutamakan efisiensi, pilih ban dengan kompon keras seperti IRC Fasti 2 yang awet dan irit. Untuk pengendara agresif yang sering menikung cepat, ban dengan kompon lebih soft seperti Corsa Platinum R26 atau Aspira Premio Sportivo akan memberikan kepercayaan diri lebih.

Sesuaikan dengan Kondisi Jalan

Perhatikan kondisi jalan yang paling sering Anda lalui. Untuk jalan aspal mulus, ban sport dengan pola slick atau semi-slick memberikan performa terbaik. Jika sering melewati jalan rusak, berlubang, atau basah, pilih ban dengan pola tapak lebih dalam seperti Swallow Street Enduro yang mampu mengalirkan air dan mencengkeram berbagai permukaan.

Budget dan Frekuensi Perawatan

Ban dengan harga lebih tinggi biasanya menawarkan teknologi lebih baik, namun tidak selalu berarti lebih cocok untuk semua orang. Pertimbangkan total cost of ownership, yaitu harga ban dibagi estimasi jarak tempuh. Ban yang lebih mahal namun awet bisa jadi lebih ekonomis dibanding ban murah yang cepat habis. Lihat juga apakah Anda rajin melakukan rotasi dan pemeriksaan tekanan angin, karena perawatan yang baik bisa memperpanjang umur ban apapun mereknya.

Tips Merawat Ban 70/90-17 Agar Awet dan Performa Optimal

Ban yang terawat dengan baik tidak hanya lebih awet, tetapi juga lebih aman dan nyaman digunakan. Berikut panduan perawatan praktis:

Cek Tekanan Angin Secara Rutin

Tekanan angin yang tepat sangat krusial untuk performa ban. Untuk ban depan 70/90-17, tekanan ideal biasanya 28-30 psi (solo rider) dan 30-32 psi (membawa penumpang atau beban berat). Tekanan kurang membuat ban cepat aus di bagian tepi dan meningkatkan konsumsi bahan bakar, sementara tekanan berlebih membuat ban keras, tidak nyaman, dan aus di tengah. Cek tekanan minimal seminggu sekali saat ban dingin (belum digunakan).

Inspeksi Visual Berkala

Lakukan pemeriksaan visual setiap kali akan berkendara. Perhatikan adanya benda tajam yang menancap, seperti paku atau pecahan kaca. Cek juga kondisi alur tapak (tread depth), jika sudah mencapai tanda batas (TWI – Tread Wear Indicator) yang biasanya berupa tonjolan kecil di alur ban, segera ganti ban. Ban dengan tapak terlalu tipis sangat berbahaya terutama di jalan basah karena risiko aquaplaning meningkat drastis.

Rotasi dan Balancing

Meskipun ban depan dan belakang motor biasanya berbeda ukuran, pastikan ban depan aus merata. Jika terjadi keausan tidak merata (misalnya satu sisi lebih tipis), periksa kondisi shockbreaker, balancing roda, dan alignment. Lakukan balancing setiap kali ganti ban baru atau jika merasakan getaran tidak normal saat berkendara di kecepatan tinggi.

Hindari Beban Berlebih dan Berkendara Agresif

Ban 70/90-17 dirancang untuk beban standar motor bebek atau sport 150cc. Membawa beban berlebih atau sering melakukan pengereman mendadak dan akselerasi keras akan mempercepat keausan ban. Gaya berkendara smooth dengan antisipasi jarak yang cukup tidak hanya menghemat ban, tetapi juga lebih aman dan nyaman.

Parkir di Tempat Teduh

Sinar UV dan panas berlebih dapat merusak kompon karet ban, membuat ban retak-retak (dry rot) dan mengurangi elastisitasnya. Jika memungkinkan, parkir motor di tempat teduh atau gunakan cover motor. Hindari juga parkir di atas genangan oli atau bahan kimia yang dapat merusak karet.

Perbedaan Ban Tubeless dan Tubed pada Ukuran 70/90-17

Ban 70/90-17 tersedia dalam dua jenis konstruksi, yaitu tubeless (tanpa ban dalam) dan tubed (dengan ban dalam). Memahami perbedaannya membantu Anda memilih sesuai kondisi velg dan preferensi:

Ban Tubeless

Ban tubeless tidak menggunakan ban dalam karena memiliki lapisan kedap udara di bagian dalam. Keunggulannya adalah lebih aman saat bocor karena angin keluar secara perlahan, sehingga pengemudi masih punya waktu untuk berhenti dengan aman. Ban tubeless juga lebih ringan, mengurangi unsprung weight yang membuat handling lebih responsif. Namun, ban tubeless hanya bisa dipasang di velg khusus tubeless yang memiliki bibir (rim) yang rapat dan tidak ada lubang jeruji.

Ban Tubed

Ban tubed menggunakan ban dalam (inner tube) untuk menahan udara. Jenis ini lebih fleksibel karena bisa dipasang di semua jenis velg, termasuk velg jeruji (spoke wheel). Harga ban tubed biasanya sedikit lebih murah, namun saat bocor angin keluar lebih cepat dan berisiko lebih tinggi menyebabkan kehilangan kontrol. Ban tubed juga sedikit lebih berat karena ada tambahan komponen ban dalam.

Jika motor Anda menggunakan velg racing atau alloy wheel, tubeless adalah pilihan terbaik. Namun jika masih menggunakan velg jeruji standar motor bebek, ban tubed adalah satu-satunya opsi. Beberapa pengguna memodifikasi velg jeruji menjadi tubeless dengan menambal lubang jeruji, namun ini memerlukan keterampilan khusus dan tidak disarankan tanpa pengetahuan yang cukup.

Masalah Umum Ban 70/90-17 dan Cara Mengatasinya

Aus Tidak Merata

Jika ban aus lebih cepat di satu sisi, kemungkinan ada masalah pada sistem suspensi atau geometri rangka motor. Shockbreaker yang lemah atau bushing arm yang aus bisa menyebabkan ban tidak kontak sempurna dengan jalan. Periksa dan ganti komponen suspensi yang bermasalah, serta lakukan setting ulang jika diperlukan.

Benjol atau Gelembung pada Dinding Ban

Benjolan pada dinding ban menandakan struktur internal ban (seperti cord) sudah rusak, biasanya akibat benturan keras dengan lubang atau benda tumpul. Ban dengan benjol sangat berbahaya karena bisa meledak sewaktu-waktu, terutama di kecepatan tinggi. Segera ganti ban jika menemukan benjolan, jangan coba diperbaiki karena tidak ada cara untuk memperbaiki kerusakan struktural ini.

Bocor Pelan

Ban yang sering kempes padahal tidak ada benda tajam yang menancap bisa disebabkan oleh kebocoran pada pentil, kebocoran di area penempelan ban dengan velg (pada tubeless), atau ban dalam yang sudah aus (pada tubed). Rendam ban dalam air sabun untuk menemukan sumber kebocoran berupa gelembung udara. Perbaiki atau ganti komponen yang bermasalah.

Retak-Retak pada Dinding Ban

Retak halus pada dinding ban (dry rot) disebabkan oleh paparan sinar UV, panas berlebih, atau usia ban yang sudah tua. Meskipun tapak masih tebal, ban yang sudah retak harus diganti karena strukturnya sudah lemah dan berisiko pecah. Ban umumnya perlu diganti setelah 3-5 tahun meskipun jarang dipakai.

Kapan Harus Ganti Ban Motor 70/90-17?

Mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti ban sangat penting untuk keselamatan berkendara. Berikut indikator bahwa ban Anda perlu diganti:

  1. Kedalaman Tapak Kurang dari 1.6mm: Gunakan depth gauge atau cek TWI (Tread Wear Indicator) yang ada di alur ban. Jika tapak sudah rata dengan TWI, segera ganti ban.
  2. Usia Ban Lebih dari 5 Tahun: Meskipun jarang dipakai, karet ban mengalami degradasi seiring waktu. Cek kode DOT di dinding ban untuk mengetahui tanggal produksi (4 digit terakhir menunjukkan minggu dan tahun produksi, misal 2319 = minggu ke-23 tahun 2019).
  3. Terlihat Retak atau Benjol: Kerusakan struktural tidak bisa diperbaiki dan sangat berbahaya.
  4. Handling Terasa Tidak Stabil: Jika motor terasa limbung, getaran berlebih, atau sulit dikendalikan meskipun sudah balancing, kemungkinan ban sudah tidak oval atau strukturnya bermasalah.
  5. Sering Bocor: Ban yang sering bocor meskipun sudah ditambal berkali-kali menandakan kondisi ban sudah kritis.

Jangan menunda penggantian ban demi menghemat biaya, karena risiko kecelakaan akibat ban tidak layak jauh lebih besar dari harga ban baru.

Tips Berkendara Aman dengan Ban 70/90-17

Memiliki ban yang bagus tidak cukup jika tidak diimbangi dengan teknik berkendara yang benar:

Sesuaikan Kecepatan dengan Kondisi

Jangan berkendara terlalu kencang di jalan basah atau berlubang. Ban 70/90-17 dengan aspek rasio 90% cukup nyaman, namun tetap memiliki batasan. Kurangi kecepatan saat menikung, terutama jika jalan licin atau berpasir.

Jaga Jarak Aman

Berikan jarak yang cukup dengan kendaraan di depan agar punya waktu bereaksi jika terjadi pengereman mendadak. Jarak aman ideal adalah 3 detik atau sekitar 20-30 meter pada kecepatan 60 km/jam. Di jalan basah, tambahkan jarak menjadi 4-5 detik karena grip ban berkurang.

Hindari Manuver Mendadak

Pengereman atau pembelokan mendadak bisa membuat ban kehilangan traksi, terutama di jalan basah atau berpasir. Lakukan semua manuver secara smooth dan antisipasi kondisi jalan jauh-jauh hari.

Perhatikan Beban dan Tekanan Angin

Jika membawa penumpang atau barang berat, naikkan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan motor (biasanya tercantum di stiker di rangka atau buku manual). Tekanan kurang dengan beban berat bisa menyebabkan ban panas berlebih dan berisiko pecah.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Berapa tekanan angin yang ideal untuk ban motor 70/90-17?

Tekanan angin ideal untuk ban depan 70/90-17 adalah 28-30 psi untuk berkendara solo, dan 30-32 psi saat membawa penumpang atau beban. Selalu cek tekanan saat ban dingin untuk hasil akurat. Tekanan yang tepat memastikan performa optimal, umur ban lebih panjang, dan kenyamanan berkendara maksimal.

Berapa lama umur pakai ban motor ukuran 70/90-17?

Umur pakai ban 70/90-17 bervariasi tergantung merek dan gaya berkendara, rata-rata 10.000-20.000 km. Ban dengan kompon keras seperti IRC Fasti 2 bisa mencapai 20.000 km, sementara ban sport dengan kompon soft biasanya 8.000-12.000 km. Faktor perawatan seperti tekanan angin tepat dan gaya berkendara smooth sangat mempengaruhi ketahanan.

Apakah ban 70/90-17 tubeless bisa dipasang di velg jeruji?

Ban tubeless tidak bisa dipasang langsung di velg jeruji (spoke wheel) karena lubang jeruji membuat velg tidak kedap udara. Anda harus menggunakan ban tubed (dengan ban dalam) untuk velg jeruji. Beberapa orang memodifikasi velg jeruji dengan menambal lubang-lubangnya, namun ini memerlukan keterampilan khusus dan tidak disarankan untuk pengguna awam.

Ban mana yang lebih baik untuk jalan basah, IRC Fasti 2 atau FDR Sport MP 27?

IRC Fasti 2 umumnya lebih baik di jalan basah karena kompon karetnya dirancang untuk all-weather performance dengan pola alur yang efektif mengalirkan air. FDR Sport MP 27 juga cukup baik di jalan basah untuk kelasnya, namun IRC memberikan kepercayaan diri lebih tinggi saat hujan deras. Jika sering berkendara di kondisi basah, IRC Fasti 2 adalah pilihan lebih aman.

Apakah ban 70/90-17 cocok untuk touring jarak jauh?

Ya, ban 70/90-17 cocok untuk touring jarak jauh asalkan memilih merek dengan daya tahan tinggi seperti IRC Fasti 2 atau Swallow Street Enduro. Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi, lakukan inspeksi sebelum berangkat, dan bawa perlengkapan darurat seperti tire repair kit. Ban ini cukup nyaman untuk perjalanan jauh karena aspek rasio 90% menyerap getaran jalan dengan baik.

Bagaimana cara mengetahui ban sudah harus diganti?

Ban perlu diganti jika kedalaman tapak kurang dari 1.6mm (cek dengan TWI di alur ban), terdapat benjol atau retak pada dinding ban, usia ban lebih dari 5 tahun (cek kode DOT), handling terasa tidak stabil, atau sering bocor meskipun sudah ditambal. Jangan menunda penggantian karena ban kritis sangat berbahaya untuk keselamatan berkendara.

Apakah ban sport lebih bagus dari ban biasa untuk motor bebek?

Ban sport memberikan grip lebih kuat saat menikung dan handling lebih responsif, cocok untuk gaya berkendara agresif. Namun untuk motor bebek yang digunakan harian dengan gaya berkendara santai, ban biasa seperti IRC Fasti 2 lebih ekonomis karena lebih awet, nyaman, dan tidak terlalu soft sehingga tidak cepat habis. Pilih ban sesuai kebutuhan dan gaya berkendara Anda.

Bisakah mencampur ban tubeless dan tubed di motor yang sama?

Secara teknis bisa jika velg depan tubeless dan velg belakang jeruji (atau sebaliknya), namun pastikan ukuran dan tipe ban sesuai dengan spesifikasi masing-masing velg. Tidak ada masalah keamanan selama pemasangan benar. Namun idealnya, gunakan tipe yang sama di depan dan belakang untuk konsistensi performa, kecuali motor memang dirancang dengan velg berbeda.

Apa yang harus dilakukan jika ban bocor di tengah jalan?

Jika ban tubeless bocor pelan, bisa dilanjutkan berkendara dengan hati-hati ke bengkel terdekat (maksimal 5-10 km dengan kecepatan rendah). Jika bocor cepat atau ban tubed pecah, segera berhenti di tempat aman, gunakan standar tengah, dan tambal dengan tire repair kit atau panggil bantuan. Jangan teruskan perjalanan dengan ban kempes karena bisa merusak velg dan berbahaya.

Apakah perlu balancing setelah ganti ban baru?

Ya, balancing sangat disarankan setiap kali ganti ban baru. Balancing memastikan distribusi berat roda merata sehingga tidak ada getaran saat berkendara di kecepatan tinggi. Getaran akibat roda tidak balance tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga mempercepat keausan ban dan komponen suspensi. Biaya balancing relatif murah (Rp 10.000-20.000) dibanding dampak negatifnya.

Kesimpulan

Ban motor ukuran 70/90-17 merupakan pilihan ideal untuk penggunaan harian yang menawarkan keseimbangan sempurna antara efisiensi, kenyamanan, dan ketahanan. Dengan lebar 70mm dan aspek rasio 90%, ban ini cocok untuk motor bebek dan sport 150cc yang digunakan untuk commuting, touring, atau berkendara santai di berbagai kondisi jalan Indonesia.

Memilih ban yang tepat memerlukan pertimbangan gaya berkendara, kondisi jalan, dan budget. Merek seperti IRC Fasti 2 menawarkan daya tahan maksimal, FDR Sport MP 27 memberikan nilai terbaik untuk budget terbatas, Corsa Platinum R26 untuk handling agresif, Swallow Street Enduro untuk medan beragam, dan Aspira Premio Sportivo untuk performa sport maksimal.

Perawatan rutin seperti menjaga tekanan angin tepat, inspeksi visual berkala, dan menghindari beban berlebih akan memperpanjang umur ban dan meningkatkan keamanan berkendara. Ganti ban segera jika tapak sudah tipis, terdapat kerusakan struktural, atau usia ban lebih dari 5 tahun.

Dengan memahami karakteristik ban 70/90-17 dan memilih produk yang sesuai kebutuhan, Anda bisa mendapatkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan ekonomis untuk jangka panjang.